Jumat, 04 Mei 2012

ROKOK...?? OGAH BANGET..!!


Rokok. Sebuah benda yang tidak ada gunannya untuk kesehatan. Sampai saat ini belum ada yang menyebutkan bahwa rokok baik untuk kesehatan. Rokok sudah jelas-jelas dapat merusak tubuh kita. Rokok mengandung zat-zat yang berbahaya untuk tubuh. Salah satunya adalah nikotin. Nikotin dapat mengganggu organ penting seperti jantung dan paru-paru, mengganggu janin pada ibu hamil. Bahkan apabila sudah sangat parah, zat-zat berbahaya tersebut dapat merusak jantung. Selain itu asap rokok dapat mengganggu pernafasan. Dan bukan hanya si perokok itu sendiri yang mengalami kerugian. Ada pihak yang jelas-jelas sangat dirugikan. Yaitu mereka yang perokok pasif. Orang-orang yang bukan perokok dan menghisap asap rokok dari si perokok akan mengalami gangguan pula pada pernafasan.
Ada yang menyatakan bahwa “ gak ngerokok itu gak gaul ”. Jelas itu pernyataan yang salah. Justru orang yang gaul itu akan memilih mana teman yang baik untuk diajak bergaul. Apabila kita berteman dengan seorang perokok jangan sampai malah kita yang ikut-ikutan merokok. Tapi ajaklah teman kita itu untuk menjauhi rokok. Beritahukan padanya bahwa rokok tidak hanya mengganggu kesehatan dirinya, tetapi juga orang-orang sekitarnya. Bahkan ada kasus seorang suami yang perokok berat si istrinya minta cerai. Mengapa demikian? Karena uang untuk belanja kepentingan dapur, uang sekolah untuk anak, dan untuk keperluan lainnya malah dibelikan untuk rokok yang jelas-jelas tidak berguna. Awalnya memang sepele, dari satu batang rokok. Tapi kalau keterusan lama-lama jadi kebiasaan.
Sebagai calon seorang pendidik hendaknya kita memberikan contoh yang baik untuk anak didik kita. Pada kenyataannya tidak sedikit ditemukan ada seorang guru yang merokok seenaknya di depan muridnya. Padahal dalam KBM baik secara langsung ataupun tidak langsung pasti guru mengajarkan pada siswanya DILARANG MEROKOK! KARENA DAPAT MERUSAK KESEHATAN. Tetapi gurunya malah merokok seenaknya. Guru yang baik akan mengajarkan anak didiknya tentang bahaya rokok untuk diri sendiri, orang lain dan lingkungan.
Meskipun rokok memang sangat merugikan banyak orang, tetapi disatu sisi ada beberapa pihak yang diuntungkan. Seperti pedagang rokok, pengusaha rokok, petani cengkeh dan bahkan negara. Pajak rokok yang cukup besar otomatis menguntungkan negara. Apa jadinya kalau rokok tidak ada? Lingkungan akan sehat bebas dari asap rokok. Tapi disisi lain ada pihak-pihak yang akan kehilangan pekerjaannya. Orang-orang kecil yang menjadi pedagang rokok dan petani cengkeh harus memutar otak bagaimana menghidupi keluarganya.
Rokok sudah jelas-jelas dapat merusak tubuh kita. Rokok mengandung zat-zat yang berbahaya untuk tubuh. Apabila kita berteman dengan seorang perokok jangan sampai malah kita yang ikut-ikutan merokok. Tapi ajaklah teman kita itu untuk menjauhi rokok. Beritahukan padanya bahwa rokok tidak hanya mengganggu kesehatan dirinya, tetapi juga orang-orang sekitarnya. Sebagai calon seorang pendidik hendaknya kita memberikan contoh yang baik untuk anak didik kita dengan tidak merokok disembarang tempat. Apa jadinya kalau rokok tidak ada? Lingkungan akan sehat bebas dari asap rokok . Tapi disisi lain ada pihak-pihak yang akan kehilangan pekerjaannya. Orang-orang kecil yang menjadi pedagang rokok dan petani cengkeh harus memutar otak bagaimana menghidupi keluarganya. Dengan demikian penulis menyatakan bahwa kita harus menjauhkan diri dari rokok. Ingat bahayanya untuk diri sendiri, orang lain dan lingkungan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar